TUGAS 02
SISTEM BERKAS
MAKALAH
ORGANISASI BERKAS
PADA MAGNETIC TAPE & MAGNETIC DISK
Disusun oleh:
Nama :
Fikki Rian Irawan
Nim :
141051080
JURUSAN INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND
YOGYAKARTA
2020
KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadiran Tuhan Yang Maha Esa
atas rahmat dan petunjuk-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah
yang mana makalah ini disusun bertujuan untuk memenuhi tugas Sistem Berkas
dalam menempuh pendidikan di IST AKPRIND Yogyakarta.
Penulis menyadari bahwa masih banyak
kekurangan dan keterbatasandalam penyajian data dalam makalah ini. Oleh karena
itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pembaca
demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini berguna dan dapat menambah
pengetahuan pembaca.
Demikian makalah ini penulis susun, apabila
ada kata- kata yang kurang berkenan dan banyak terdapat kekurangan, penulis
mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Penulis
DAFTAR ISI
Sampul.........................................................................................
Kata Pengantar
.............................................................................
Daftar Isi
......................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN..................................................................
1.1 Latar belakang masalah
1.2 Identifikasi masalah
1.3 Batasan masalah
BAB II PEMBAHASAN.................................................................
2.1
Pengertian Magnetic Disk
2.2 Karakteristik Fisik pada
Magnetic Disk
2.3 Cara Kerja Magnetic Disk
2.4 Perkembangan
Magnetic Disk dari Masa ke Masa
2.5 Kelebihan
dan Kekurangan Penggunaan Magnetic Disk
BAB III
PENUTUP.........................................................................
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Komputer dapat menyimpan informasi dalam
berbagai bentuk fisik tempat penyimpanan seperti pita magnetik, disk dan
lain-lain. Sistem operasi memberikan pandangan logis yang sejenis dari tempat
penyimpanan informasi. Sudah
semakin banyak bidang-bidang kehidupan manusia yang saat ini sudah menggunakan
peralatan komputer.
Semakin besarnya
peralatan penyimpanan maka dengan sendirinya akan mempengaruhi waktu pemrosesan
data. Walaupun konsepnya terasa
sederhana, memori komputer memiliki aneka ragam jenis, teknologi, organisasi,
unjuk kerja, dan biaya bagi sistem komputer. Tidak ada satu pun teknologi yang
optimal dalam memuaskan kebutuhan memori suatu sistem komputer. Sebagai
akibatnya, sistem komputer yang umum dilengkapi dengan hirarki
subsistem-subsistem memori, yang sebagiannya bersifat internal terhadap sistem
(dapat diakses secara langsung oleh processor) dan sebagian lagi bersifat
eksternal (dapat diakses oleh processor melalui suatu modul I/O).
Kebutuhan akan memori utama saja tidak
mencukupi maka diperlukan peralatan tambahan untuk menyimpan data yang lebih
besar dan dapat dibawa kemana-mana. Tetapi dengan semakin besarnya peralatan
penyimpanan maka dengan sendirinya akan mempengaruhi waktu pemrosesan data. Dan
seiring berjalannya waktu dimana perkembangan teknologi mulai pesat dimana
kebutuhan mulai dapat disesuaikan, peralatan penyimpanan data pun semakin
berkembang dengan fungsi, kapasitas dan ukuran yang semakin membaik pula. Bentuk penyimpanan abstraksi dari unit penyimpan informasi
dalam bentuk fisik adalah
file. File-file
dipetakan oleh sistem operasi ke dalam peralatan fisik.
File adalah sekumpulan informasi yang saling
berkaitan dan didefinisikan oleh pembuatnya. Umumnya berkas adalah sekumpulan
bit, byte, record di mana artinya didefinisikan oleh pembuat dan pemakainya.
File data dapat berbentuk numeric, alfabeth ataupun alfanumeric. File dapat
berbentuk bebas seperti file teks ata terstruktur.
Suatu file mempunyai nama dan diacu
berdasarkan nama tersebut. Juga mempunyai komponen lain seperti tipe, waktu
pembuatan, nama dan nomor account dari pembuatnya, besar ukuran file. Kita dapat menulis
informasi, mengubah informasi, menambah dan menghapus informasi dalam file
Pada kesempatan kali ini akan membahas tentang
bagaimana sebuah data itu tersimpan pada storage dan juga cara kerja dari
storage itu sendiri. Dalam konteks ini yang ingin saya bahas adalah konteks
Direct Access Storage Device (DASD) yaitu magnetic disk dan menyimpan file
dalam sebuah storage. Untuk membentuk suatu berkas didalam magnetic
disk bisa dilakukan secara sequential, index sequential, ataupun direct.
Sedangkan untuk mengambil suatu data dari berkas yang disimpan dalam disk, bisa
dilakukan secara langsung dengan menggunakan direct access method atau dengan
sequential access method (secara sequential)
1.2 Identifikasi Masalah
Dalam makalah ini penulis mengidentifikasi
masalah sebagai berikut:
1. Pengertian Magnetic Disk
2. Karakteristik Secara
fisik pada magnetic disk
3. Cara Kerja Magnetic Disk
4. Perkembangan Magnetic
Disk dari Masa ke Masa
5. Kelebihan dan Kekurangan
Penggunaan Magnetic Disk
1.3 Batasan Masalah
Agar masalah pembahasan tidak terlalu menyebar luas dan lebih terfokus pada
masalah dan tujuan dalam hal pembuatan makalah ini, maka penyusun membatasi
masalah hanya pada Kelebihan dan
Kekurangan Penggunaan Magnetic Disk.
BAB 2
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Magnetic Disk
Magnetic disk adalah DASD pertama yang dibuat
oleh industri komputer. Penyimpanan magnetik (bahasa Inggris: Magnetic disk)
merupakan piranti penyimpanan sekunder yang paling banyak dijumpai pada sistem
komputer modern. Pada saat disk digunakan, motor drive berputar dengan
kecepatan yang sangat tinggi. Ada sebuah read-write head yang ditempatkan di
atas permukaan piringan tersebut. Permukaan disk terbagi atas beberapa track
yang masih terbagi lagi menjadi beberapa sektor. Cakram fixed-head memiliki
satu head untuk tiap-tiap track, sedangkan cakram moving-head (atau sering
dikenal dengan nama cakram keras ) hanya memiliki satu head yang harus
dipindah-pindahkan untuk mengakses dari satu track ke track yang lainnya.
Magnetik Disk (Piringan Magnetik) terbuat dari
satu atau lebih piringan hitam metal atau plastik dan permukaannya dilapisi
lapisan iron-oxide. Perekaman datanya disimpan pada permukaan tersebut dalam
bentuk kode binary. Piringan magnetik yang terbuat dari plastik dan sebuah
piringan disebut dengan floppy disk (micro disk dan mini disk), yang terbuat
dari metal dan banyak piringan disebut hard disk.
2.2 Karakteristik Fisik pada
Magnetic Disk
Magnetic disk adalah DASD pertama yang dibuat
oleh industri komputer. Penyimpanan magnetik (bahasa Inggris: Magnetic disk)
merupakan piranti penyimpanan sekunder yang paling banyak dijumpai pada sistem
komputer modern. Pada saat disk digunakan, motor drive berputar dengan
kecepatan yang sangat tinggi. Ada sebuah read-write head yang ditempatkan di
atas permukaan piringan tersebut. Permukaan disk terbagi atas beberapa track
yang masih terbagi lagi menjadi beberapa sektor. Cakram fixed-head memiliki
satu head untuk tiap-tiap track, sedangkan cakram moving-head (atau sering
dikenal dengan nama cakram keras ) hanya memiliki satu head yang harus
dipindah-pindahkan untuk mengakses dari satu track ke track yang lainnya.
Magnetik Disk (Piringan Magnetik) terbuat dari
satu atau lebih piringan hitam metal atau plastik dan permukaannya dilapisi
lapisan iron-oxide. Perekaman datanya disimpan pada permukaan tersebut dalam
bentuk kode binary. Piringan magnetik yang terbuat dari plastik dan sebuah
piringan disebut dengan floppy disk (micro disk dan mini disk), yang terbuat
dari metal dan banyak piringan disebut hard disk.
2.3 Cara Kerja Magnetic Disk
1. Representasi Data dan
Pengalamatan
Data pada disk juga di
block seperti data pada magnetic tape. Pemanggilan sebuah block adalah
banyaknya data yang diakses pada sebuah storage device. Data dari disk
dipindahkan ke sebuah buffer pada main storage computer untuk diakses oleh
sebuah program. Kemampuan mengakses secara direct pada disk menunjukkan bahwa
record tidak selalu diakses secara sequential. Ada 2 teknik dasar untuk pengalamatan data yang
disimpan pada disk, yaitu :
· Metode Silinder;
Pengalamatan berdasarkan
nomor silinder, nomor permukaan dan nomor record. Semua track dari disk pack
membentuk suatu silinder. jadi bila suatu disk pack dengan 200 track
per-permukaan, maka mempunyai 200 silinder.
Bagian nomor permukaan
dari pengalamatan record menunjukkan permukaan silinder record yang
disimpan. Jika ada 11 piringan, maka nomor permukaannya dari 0 – 19
(1 – 20). Pengalamatan dari nomor record menunjukkan dimana record terletak
pada track yang ditunjukkan dengan nomor silinder dan nomor permukaan.
· Metode Sektor
Setiap track dari pack
dibagi ke dalam sektor-sektor. Setiap sektor adalah storage area untuk
banyaknya karakter yang tetap. Pengalamatan recordnya berdasarkan nomor sektor,
nomor track dan nomor permukaan. Nomor sektor yang diberikan oleh disk
controller menunjukkan track mana yang akan diakses dan pengalamatan record
terletak pada track yang mana.
Setiap track pada setiap
piringan mempunyai kapasitas penyimpanan yang sama, meskipun diameter tracknya
berlainan. Keseragaman kapasitas dicapai dengan penyesuaian density yang tepat
dari representasi data untuk setiap ukuran track. Keuntungan lain pendekatan
keseragaman kapasitas adalah file dapat ditempatkan pada disk tanpa merubah
lokasi nomor sektor (track atau cylinder) pada file.
2. Movable-Head
Disk Access
Movable-head disk drive mempunyai sebuah
read/write head untuk setiap permukaan penyimpanan recordnya. Sistem mekanik
yang digunakan oleh kumpulan posisi dari access-arm sedemikian sehingga read /
write head dari pengalamatan permukaan menunjuk ke track. Semua access-arm pada
device dipindahkan secara serentak tetapi hanya head yang aktif yang akan
menunjuk ke permukaan.
3. Cara
Pengaksesan Record yang Disimpan pada Disk Pack
Disk controller merubah
kode yang ditunjuk oleh pengalamatan record dan menunjuk track yang mana pada
device tempat record tersebut. Access arm dipindahkan, sehingga posisi read /
write head terletak pada silinder yang tepat.
Read / write head ini
menunjuk ke track yang aktif. Maka disk akan berputar hingga menunjuk record
pada lokasi read / write head. Kemudian data akan dibaca dan ditransfer melalui
channel yang diminta oleh program dalam komputer.
ACCESS
TIME = SEEK TIME (pemindahan arm ke cylinder)
+ HEAD ACTIVATION TIME (pemilihan track)
+ ROTATIONAL DELAY (pemilihan record)
+ TRANSFER TIME
· Seek Time
Adalah waktu yang dibutuhkan untuk menggerakkan read / write
head pada disk ke posisi silinder yang tepat.
· Head Activational Time
Adalah waktu yang dibutuhkan untuk menggerakkan read / write
head pada disk ke posisi track yang tepat.
· Rotational Delay
(Lateney)
Adalah waktu yang dibutuhkan untuk
perputaran piringan sampai posisi record yang tepat.
· Transfer Time
Adalah waktu yang
menunjukkan kecepatan perputaran dan banyaknya data yang ditransfer.
4. Fixed - Head Disk Access
Disk yang mempunyai sebuah read/write head
untuk setiap track pada setiap permukaan penyimpanan yang mekanisme
pengaksesannya tidak dapat dipindahkan dari cylinder ke cylinder
¨ Access time = Head
Activtion Time
+ Rotational Delay
+ Transfer time
Banyaknya read/write head menyebabkan harga
dari fixed head disk drive lebih mahal dari movable head disk drive. Disk yang
menggunakan fixed head disk drive mempunyai kapasitas dan density yang lebih
kecil dibandingkan dengan disk yang menggunakan movable head disk drive.
5. Organisasi Berkas dan
Metoda Akses pada Magnetic Disk
Untuk membentuk suatu
berkas di dalam magnetic disk bisa dilakukan secara sequential,
index-sequential ataupun direct. Sedangkan untuk mengambil suatu data dari
berkas yang disimpan dalam disk, bisa dilakukan secara langsung dengan
menggunakan direct access method atau dengan sequential access method (secara
sequential).
2.4 Perkembangan Magnetic
Disk dari Masa ke Masa
1. Punch
Card (Kartu berlubang)
Dipakai
pada era computer Era pertama dan Kedua,Biasanya digunakan untuk
memasukan/input data ke computer.dan biasanya terdiri dari 80 – 96 kolom.
2. Punched Paper Tape
Punched paper tape juga sangat populer pada komputer generasi awal.
Data yang ada akan direkam kedalam tape melalui lubang yang mengelilinginya.
Punched paper tape juga terbagi menjadi
baris dan kolom. Setiap karakter yang ada akan disajikan dalam bentuk
lubang-lubang yang merupakan kombinasi antara kolom dan baris. Untuk memasukkan
data kedalam CPU, maka data-data yang sudah terekam dalam bentuk kode didalam
punched papertape,
juga harus dibaca terlebih dahulu oleh punched reader.
3. Selectron
Tube
Selectron
Tube memori komputer generasi 1946 mampu menampung data 4096 bits, atau setara
512 byte.
4. Magnetic
tape
Magnetic tape merupakan media penyimpanan data yang biasanya
digunakan untuk komputer jenis mini ataupun mainframe. Terdapat dua jenis magnetic
tape yang biasanya digunakan oleh komputer. Jenis pertama mempunyai bentuk
standart yang memiliki lebar pita 1/2 " (12.7 mm). Magnetic tape terbuat
dari plastik tipis yang dilapisi magnetic pada permukaannya.Sedangkan Bentuk
kedua adalah kaset ataupun catridge seperti halnya yang telah kita kenal pada
kaset yang terdapat di audio tape recorder. Data yang ada disini juga disimpan
dalam bentuk kode-kode tertentu seperti halnya yang terdapat dalam pita
magnetic ukuran standart. Kaset ataupun catridge banyak digunakan pada komputer
jenis home-komputer.
5. Compact
Cassette
Biasa
disebut kaset, pita kaset, atau tape adalah media penyimpan data yang umumnya
berupa lagu.
· Magnetic
Drum
Magnetic
Drum memiliki panjang 16 inci yang bekerja 12.500 putaran tiap menit. Media ini
digunakan untuk menunjang computer IBM
· Floppy
Disk
Disket
merupakan media penyimpanan yang sangat populer bagi personal komputer. Secara
pisik, disket terbuat dari lempengan plastik yang berbentuk bundar dimana pada
permukaannya dilapisi oleh magnit sebagai tempat untuk menyimpan
guratan-guratan data. Untuk menjaga agar data ataupun program yang tersimpan
didalam disket tetap terjaga kebersihannya, disket kemudian dibungkus oleh
karton yang berbentuk segi empat. Untuk melakukan pembacaan ataupun penulisan,
disket harus dimasukkan kedalam sebuah drive, drive ini kemudian disebut
sebagai disket-drive. Pada setiap drive yang ada, telah berisi sebuah shaft dan
sebuah drive motor yang berfungsi untuk memutar disket dengan kecepatan sekitar
360 hingga 500 rpm. Sebuah sinyal elektronik yang datang dari sistem kontrol,
akan menyebabkan read/write head yang berfungsi untuk melakukan
pembacaan/penulisan untuk terus bergerak diatas permukaan disket yang sedang
berputar guna melakukan pembacaan/ penulisan.
Bagian-bagian
dari disket adalah :
· Stress
relief cutouts, berfungsi untuk membuka/tutup pengait drive.
· Read/Write
Windows, merupakan jendela yang digunakan untuk membaca dan menulis dari
mekanisme drive.
· Hub
ring, berfungsi sebagai pegangan untuk memutar disket.
· Index
Hole, apabila lubang yag ada pada karton/cover menumpuk dengan lubang pada
disket, menandakan posisi sector 0.
· Write,
lubang ini apabila dalam posisi terbuka, maka disket bisa dibaca dan ditulis;
Apabila tertutup maka disket hanya bisa dibaca saja.
· Label,
digunakan untuk menulis nama pemilik disket ataupun nama program/data yang
tersimpan didalamnya.
6. Hard Drive/Hard Disk
Hard disk merupakan salah media penyimpan data yang cukup
populer bagi mainframe ataupun PC. Harddisk merupakan media penyimpanan yang
memiliki bentuk pisik yang berbeda jika dibanding dengan disket. Secara umum
hard disk biasanya terpasang dan menyatu didalam CPU (fixed disk). Mekanisme
yang menyebabkan data yang tersimpan bisa dibaca ataupun ditulis didalam hard
disk, disebut sebagai disk drive. Didalam hard disk terdapat lempengan-lempengan
logam bundar yang disusun berlapis-lapis serta terdapat motor penggerak
lempengan logam dan read/write head-nya. Keunggulan dari hard disk adalah mampu
menampung data dalam jumlah yang sangat besar serta memiliki kecepatan pada
saat memanggil kembali data yang tersimpan. Harddisk dengan ukuran 3 Giga Byte
pada saat ini sudah dianggap terlalu kecil, dan kini mulai beredar harddisk
dengan ukuran yang jauh lebih besar.
2.5 Kelebihan dan Kekurangan
Penggunaan Magnetic Disk
Kelebihan penggunaan Magnetic Disk
· Digunakan untuk
penyimpanan data dengan organisasi file langsung
· Mampu menampung data dalam jumlah yang
sangat besar serta memiliki kecepatan pada saat memanggil kembali data yang
tersimpan.
· Mudah dipelihara
· Akses terhadap suatu
record dapat dilakukan secara sequential atau direct
· Waktu yang dibutuhkan
untuk mengakses suatu record lebih cepat
· Respontime cepat
Kekurangan Penggunaan Magnetic Disk
· Harga yang lebih mahal
sehingga kurang efisien.
· Musuh utama dari media
magnetik seperti disket floppy dan hard disk ialah jamur dan karat. Karena
jamur dan karat ini, maka daya tahan atau umur media ini menjadi pendek.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Berdasarkan deskripsi
pendahuluan dan pembahasan yang telah diuraikan
sebelumnya, maka pada bagian penutup ini dapat ditarik kesimpulan bahwa:
· Kebutuhan akan memori
utama saja tidak mencukupi maka diperlukan peralatan tambahan untuk menyimpan
data yang lebih besar dan dapat dibawa kemana-mana.
· Magnetic disk merupakan
salah satu penyimpan sekunder, berbentuk bundar dengan dua permukaan magnetik.
· Beberapa memory yang
tergolong pada magnetic disk ini sendiri adalah Flopy Disk,
IDE Disk, dan SCSI Disk.
· Keuntungan Penggunaan
Magnetic Disk yaitu Akses terhadap suatu record dapat dilakukan secara
sequential atau direct, Waktu yang dibutuhkan untuk mengakses suatu record
lebih cepat, Respon time cepat.
· Keterbatasan Penggunaan
Magnetic Disk adalah harga lebih mahal dibandingkan dengan secondary memori
yang lain.
3.2 Saran
Dari penjelasan yang telah saya jelaskan di
atas, maka diharapkan makalah ini dapat menjadikan pembaca menjadi memahami
tentang media penyimpanan data (memori storage).
Selain itu penulis juga menyarankan untuk
menerapkan apa yang baik dari makalah ini dan juga mengingatkan penulis apa
yang dianggap pembaca kurang baik dari makalah ini.
Makalah ini masih banyak memiliki kekurangan,
untuk itu penulis menyarankan agar makalah ini bisa disempurnakan baik dari cara penulisan maupun pada struktur pembahasan.
DAFTAR
PUSTAKA
http://anysluthfia.blogspot.com/2013/04/a.html
http://selalusemangatyahoocom.blogspot.com/2010/10/tugas-magnetic-diskoptical-diskraid.html
http://kuliah.wirautama.net/electronic-data-processing/
http://oktadymalik.multiply.com/journal/item/43
http://rooswhan.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/2893/PENGOLAHAN+DATA+ELEKTRONIK.doc
http://tugaspti08.wordpress.com/2008/11/01/memori-internal/
http://rubenkarel.blogspot.com/2013/10/makalah-sistem-berkas.html
http://iinyu.blogspot.com/2012/12/magnetik-disk.html
TUGAS 02 SISTEM BERKAS MAGNETIC TAPE & MAGNETIC DISK
4/
5
Oleh
fikkirian